
Fermin Aldeguer, Cedera Patah Tulang Paha Jelang MotoGP 2026
Fermin Aldeguer Alami Hal Yang Tidak Enak Dari Dunia Balap Motogp Di Awal Tahun 2026 Karena Mengalami Cedera Serius. Pembalap muda berbakat Fermin Aldeguer, yang menjadi salah satu sorotan musim lalu setelah mencatat kemenangan pertama di kelas premier. Mengalami cedera serius berupa patah tulang paha kiri (femur) saat menjalani sesi latihan di Valencia, Spanyol. Insiden tersebut terjadi kurang dari sebulan sebelum rangkaian tes pramusim dan musim balap di mulai. Yang tentu menjadi pukulan berat bagi dirinya dan tim Gresini Racing.
Fermin Aldeguer, yang merupakan salah satu pembalap muda paling di perhitungkan di MotoGP setelah musim debutnya yang luar biasa pada 2025, terjatuh ketika menjalani sesi latihan persiapan di circuit Martinez Aspar, Valencia. Setelah kecelakaan itu, tim langsung membawanya ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis. Yang kemudian mengonfirmasi adanya fraktur pada diáfisis femur kiri — bagian utama tulang paha yang membutuhkan penanganan cepat dan serius.
Operasi Fermin Aldeguer Sukses, Pemulihan Di mulai
Segera setelah cedera tersebut di pastikan, Aldeguer di rujuk untuk menjalani operasi di Barcelona pada 9 Januari 2026. Tim medis melakukan intervensi untuk memperbaiki patah tulang, dan menurut laporan tim Gresini, operasi berjalan sukses, tanpa adanya komplikasi besar yang memengaruhi prosedur. Namun, meskipun tindakan medis bisa memperbaiki patah, waktu pemulihan tetap menjadi faktor utama yang menentukan apakah Aldeguer akan kembali balapan sesuai jadwal.
Setelah operasi, pembalap asal Spanyol itu tetap di rawat di rumah sakit dan masih menjalani proses pemeriksaan lanjutan oleh tim medis. Juru bicara tim menyatakan bahwa meskipun operasi berjalan baik, “tidak ada kepastian waktu pemulihan yang bisa di berikan saat ini.” Mengingat patah tulang femur adalah salah satu cedera serius yang biasanya memerlukan waktu rehabilitasi panjang.
Dampak pada Kalender MotoGP 2026
Keadaan ini membuat Aldeguer harus berlomba melawan waktu untuk ikut serta dalam jadwal awal MotoGP 2026. Tes pramusim pertama di jadwalkan berlangsung di Malaysia (Sepang) mulai 3 Februari, di ikuti tes lanjutan di Thailand. Sementara itu, musim balap akan di buka dengan Grand Prix Thailand di Buriram awal Maret.
Para ahli medis MotoGP memperkirakan bahwa patah femur biasanya membutuhkan beberapa bulan pemulihan, tergantung pada respons tubuh terhadap rehabilitasi dan latihan ringan setelah operasi. Karena itu, banyak pihak menilai kemungkinan besar Aldeguer akan melewatkan tes pramusim dan bahkan beberapa seri awal musim, dengan fokus utama adalah pulih sepenuhnya sebelum kembali kompetitif.
Hal ini menimbulkan pertanyaan besar tentang bagaimana tim Gresini akan mengelola musim ini tanpa pembalap yang di prediksi akan menjadi pesaing di deretan depan. Ducati selaku mitra teknis tim juga dikabarkan mempertimbangkan opsi cadangan jika Aldeguer benar-benar tidak siap saat balapan di mulai.
Perjalanan Karier Aldeguer yang Sekarang Tertunda
Cedera ini tentu menjadi kemunduran besar bagi Aldeguer, yang musim lalu tampil cemerlang di kelas premier. Pada MotoGP 2025, ia berhasil memenangi balapan di Mandalika, Indonesia. Menjadikannya salah satu pemenang termuda di kelas utama. Catatan podium dan konsistensi performanya membuatnya di pandang sebagai talenta masa depan MotoGP.
Dengan performa menawan di musim perdananya, ekspektasi tinggi di pasang padanya di musim kedua termasuk peluang meraih podium lebih banyak atau bahkan menantang gelar. Sayangnya, cedera patah femur ini memaksa Aldeguer untuk menunda target-target tersebut demi fokus pada rehabilitasi yang aman dan menyeluruh.
Dukungan dan Harapan Skuad MotoGP
Setelah berita cedera ini menyebar, dukungan dari komunitas MotoGP mengalir deras. Rekan-rekan pembalap dan penggemar mengirimkan pesan positif di media sosial. Mengharapkan pemulihan cepat bagi Aldeguer. Dalam salah satu unggahan pihak tim, Aldeguer menyatakan tekadnya: “The worst is behind us — time to restart with the same fighting spirit. We’ll be back soon!” — sebuah pesan optimis meskipun situasinya sulit.