GAC E8

GAC E8, MPV Hybrid Pintu Geser Siap Ramaikan Pasar Indonesia

GAC E8 Sebuah Model (MPV) Hybrid Yang Tampil Perdana Di IIMS 2026 Untuk Menjajal Pasar Keluarga Indonesia Yang Terus Berkembang. Kendaraan ini di posisikan sebagai MPV premium yang menawarkan kombinasi tenaga besar, kenyamanan mewah, efisiensi bahan bakar. Dan fitur modern sekaligus menandai langkah GAC masuk lebih dalam ke segmen mobil elektrifikasi hybrid di Tanah Air.

GAC E8 bukan sekadar MPV biasa. Hadir dengan pintu geser elektrik, mobil ini menonjolkan tingkat kepraktisan dan kenyamanan yang di butuhkan keluarga modern. Terutama saat mengakses kursi di baris kedua atau ketiga tanpa perlu membuka pintu lebar ke luar; sesuatu yang semakin banyak di cari konsumen MPV masa kini GAC E8.

Performa dan Sistem Hybrid yang Efisien

Salah satu alasan utama GAC E8 mencuri perhatian pengunjung IIMS 2026 adalah tenaga dan kemampuan sistem hibridanya. MPV ini menggunakan kombinasi mesin bensin dan motor listrik dengan Dedicated Hybrid Transmission (DHT) yang menghasilkan tenaga total hingga sekitar 237 kW. Setara tenaga besar yang mampu membuat MPV sekelasnya tetap gesit di jalan.

Dalam hal akselerasi, GAC E8 mampu melaju dari diam hingga 100 km/jam dalam sekitar 8,8 detik, angka yang impresif untuk sebuah kendaraan keluarga besar. Efisiensi bahan bakarnya pun terbilang baik, mencapai sekitar ±5,7 liter per 100 km. Menjadikannya hybrid yang ringan di kantong meski di pakai untuk perjalanan jauh atau aktivitas harian.

Karena teknologi hybridnya, GAC E8 juga mendukung operasi dalam mode listrik (EV Mode). Sehingga bisa berjalan sejumlah kilometer dengan nol emisi jika baterainya cukup terisi. Memberikan keseimbangan antara performa konsumsi BBM dan ramah lingkungan.

Desain GAC E8 dan Kabin Nyaman yang Lapang

Dari segi desain, GAC E8 membawa tampilan modern yang memadukan estetika futuristik dengan fungsionalitas keluarga. MPV ini memiliki panjang hampir 4,9 meter, memberikan ruang kaki dan kepala yang cukup di dalam kabin. Konfigurasi kursi 2+2+3 di rancang untuk kenyamanan maksimal hingga 7 penumpang — cocok untuk keluarga besar atau perjalanan jauh bersama teman dan sanak keluarga.

Interior GAC E8 di rancang mengikuti konsep “mobile living room”, di mana kabin bukan sekadar tempat duduk, tetapi ruang yang nyaman layaknya ruang tamu berjalan. Baris kedua di lengkapi captain seats dengan fitur pijat dan ventilated seat. Memberikan pengalaman berkendara premium yang jarang di temukan di segmen MPV lain.

Untuk mendukung hiburan dan konektivitas, MPV ini di lengkapi layar sentral besar 14,6 inci dengan prosesor Qualcomm Snapdragon 8155 yang responsif. Kemudian mendukung navigasi, multimedia, dan fitur smart display lainnya.

Fokus pada Keselamatan dan Teknologi Cerdas

GAC E8 juga tidak mengabaikan aspek keselamatan dan teknologi bantuan berkendara. MPV ini di bekali sistem Level 2 Intelligent Driving Assistance, yang mencakup adaptive cruise control. Kemudian lane keeping assist, dan autonomous emergency braking fitur-fitur yang biasanya hadir di model premium.

Kamera panoramic 540°, enam unit airbag termasuk side curtain airbag, serta struktur bodi yang menggunakan lebih dari 75% baja berkekuatan tinggi semakin meningkatkan perlindungan penumpang dalam berbagai kondisi berkendara.

Potensi dan Posisi di Pasar Indonesia

Kehadiran GAC E8 di Indonesia menunjukkan bagaimana pabrikan otomotif global melihat peluang besar dalam segmen MPV hybrid di Indonesia. Pasar yang selama ini didominasi oleh merek-merek ternama Jepang. MPV hybrid seperti E8 bisa menjadi alternatif modern yang menawarkan efisiensi listrik, performa kuat. Dan kenyamanan premium sekaligus menjawab tren konsumen yang semakin peduli pada teknologi elektrifikasi dan kenyamanan keluarga.

Meski GAC Indonesia belum mengumumkan harga dan jadwal peluncuran resminya, antusiasme terhadap model ini cukup tinggi. Jika di luncurkan secara resmi setidaknya pada pertengahan tahun melalui pameran besar seperti GIIAS. GAC E8 di prediksi akan menjadi salah satu pilihan menarik di segmen MPV premium hybrid di Indonesia, berkompetisi dengan model lainnya yang sudah lebih dulu hadir.